Berita

Peta terdampak tumpahan minyak Pertamina di Karawang/Net

Nusantara

Libatkan TKA, Prodem Minta Kemenaker Sidak Lokasi Penanganan Tumpahan Minyak Karawang

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 | 00:41 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sekretaris Jenderal jaringan aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Satyo Purwanto meminta agar pihak-pihak yang terlibat menangani tumpahan minyak di perairan Karawang untuk obyektif bekerja secara transparan, khususnya dalam menggunakan tenaga kerja asing (TKA).

Satyo mengatakan, sub kontraktor PT Pertamina yang dilibatkan dalam menangani tumpahan minyak ini diduga menggunakan TKA yang bisa dikatakan ilegal lantaran menggunakan visa kunjungan.

“Kami meminta pihak Kemenaker turun segera ke lapangan untuk sidak,” kata Satyo kepada redaksi, Senin (26/8).


Aktivis yang akrab disapa Komeng ini mengingatkan Kemenaker sepatutnya segera memerintahkan Satuan Tugas (Satgas) TKA ilegal.

“Jika diketemukan TKA ilegal segera diamankan dan dideportasi dan bagi perusahaan yang mempekerjakan juga wajib diberi sangsi karena melanggar UU Ketenagakerjaan dan UU Keimigrasian,” ujar Komeng.

Ia mengingatkan agar PT Pertamina dan para subkontraktornya untuk tidak nekat menabrak UU 13/2013 Tentang Tenaga Kerja dan Peraturan Presiden No 20/2018 Tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing dalam penanganan tumpahan minyak di Karawang.

“Jangan karena alasan darurat menghalalkan segala cara,” pungkas Komeng.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya