Berita

Dwi Koendoro/Net

Jaya Suprana

Mengenang Mas Dwi Koen

SENIN, 26 AGUSTUS 2019 | 07:46 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

PADA hari Kamis 22 Agustus 2019 pukul 03.14 WIB di Rumah Sakit Premier Bintaro, Tangerang , Dwi Koendoro Brotoatmojo yang akrab saya panggil mas Dwi Koen telah menghembuskan napas terakhir demi meninggalkan dunia fana ini.

Inspirator

Saya mengenang Mas Dwi Koen sebagai inspirator yang menyemangati saya untuk berani atau lebih tepatnya nekad menyelenggarakan pameran tunggal kartun perdana di persada Nusantara tercinta ini. Bahkan sebagai ilustrasi review pameran kartun tunggal saya yang ditulis oleh Mbak Dewasih (istri Mas Dwi Koen), sang suami berkenan memberi kehormatan luar biasa besar bagi saya dengan membuat sebuah karikatur sosok diri saya. Menurut pendapat saya, mahakarya karikatur tersebut siap disandingkan  mahakarya karikatur kelas dunia mana pun juga di planet bumi masa lalu, masa kini, masa depan atau masa kapan pun juga.


Walt Disney

Saya kerap menyebut Mas Dwi Koen sebagai Walt Disney-nya Indonesia meski sebenarnya dalam mutu estetika tarikan garis karikatural Disney masih di bawah Dwi. Mutu goresan Dwi Koendoro setara dengan mahailustrator utama Disney yaitu Karl Barth. Maka secara estetikal lebih nasionalis jika saya sebagai warga Indonesia menyebut Walt Disney adalah Dwi Koendoro-nya Amerika Serikat.
 
Asterix

Pesona karikatur Mas Dwi Koen tidak kalah ekspresif dan impresif ketimbang karikatur Honore Daumier! Ketika saya menyebut Dwi Koendoro sebagai anggota Tiga Panglima Kartun Indonesia bersama Pramono dan GM Sudarta, spontan mas Dwi Koen balas dendam menyebut saya sebagai D’Artagnan Kartun Indonesia yang jelas sangat amat terlalu berlebihan banget maka hukumnya wajib dianggap hoax!

Ketakjuban saya terhadap kreatifitas Mas Dwi Koen makin menjadi-jadi akibat sang mahakartunis merangkap mahakarikaturis Nusantara melahirkan mahatokoh bernama Panji Koming. Bagi saya, Panji Koming setara dengan Asterix. Bahkan dengan kelebihan terhadap Goscigny dan Uderzo bahwa Mas Dwi Koendoro secara seorang diri merangkap sang penulis kisah dengan sang ilustrator mau pun animator kisah!
 
Rendah Hati

Yang paling saya hormati dan kagumi pada diri mas Dwi Koen adalah kerendahan hatinya sambil selalu tersenyum berupaya menyemangati para kartunis dan karikaturis muda serta memberikan kebahagiaan melalui mahakarya-mahakarya kartun, karikatur, komik, flim animasi kepada sesama manusia. Maka saya benar-benar merasa kehilangan seorang sahabat, pembimbing, inspirator dan pembawa kebahagiaan bagi bangsa Indonesia. Selamat jalan, Mas Dwi Koen!

Penulis adalah pembelajar humor, penggagas humorologi dan pendiri Perhimpunan Pencinta Humor.


Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya