Berita

Cuitan Yaqut Cholil Qoumas/Twitter

Pertahanan

Yaqut Cholil Qoumas: Banser Itu Terlatih, Jadi Rileks Saja

SENIN, 26 AGUSTUS 2019 | 00:27 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Jagat maya ramai tagar tentang tuntutan pembubaran Banser pada Minggu (25/8). Banser adalah Barisan Ansor Serbaguna, organ taktis dari badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) yakni Gerakan pemuda Ansor.

Hingga Senin (26/8) pukul 00.13 WIB tagar tersebut masih menjadi tagar terpopuler di linimasa Twitter, perbincangan soal Banser mencapai 137 ribu cuitan.

Merespons Tagar #BubarkanBanser, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas merespons santai. Gus Tutut -panggilan akrabnya- meminta kepada seluruh anggota Banser tetap santai dan tidak terprovokasi dengan gerakan isu di media sosial yang meminta Banser dibubarkan.


"Banser itu terlatih. Tindakannya terukur, Kita sudah tahu siapa yang bermain. Jadi rileks saja, Lanjutkan ngopinya.#BanserUntukNegeri," demikian cuitan Gus Tutut, Minggu (25/8).

Anggota Banser dan seluruh simpatisannya mencuitkan tagar#BanserUntukNegeri. Tak sedikit netizen yang menyuarakan cuitan dukungan terhadap eksistensi Banser di Indonesia.

"Untuk sahabat-sahabatku Banser se-Indonesia, jangan pernah lelah mencintai negerimu, jangan pernah berhenti menegakkan agamamu.#BanserUntukNegeri," demikian cuitan @AgusFathororosi sebagai dukungan untuk Banser.

Di cuitan lain juga ada netizen yang mengunggah sebuah video masyarakat Papua yang menjadi anggota Banser sedang memainkan marawis dan membaca sholawat. Mereka tampak khidmat mengawal ulama yang akan mendatangi sebuah acara pengajian. 

"Apapun yang terjadi, kami tidak akan pernah lelah mencintai Indonesia. #BanserUntukNegeri," demikian cuitan @elmoerif yang juga mencuitkan video.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya