Berita

Pengamat politik Hendri Satrio/RMOL

Politik

Mobil Baru Untuk Menteri, Pengamat: Lihat Dulu Kerjanya, Baru Kasih Fasilitas

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 | 21:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wacana Presiden Jokowi untuk memberikan fasilitas mobil dinas baru kepada calon menterinya menuai polemik. Berdasarkan hitungan, pengadaan mobil baru tersebut membutuhkan anggaran senilai lebih dari Rp 147 miliar.

Terkait hal tersebut, pengamat politik Hendri Satrio berpandangan bahwa seharusnya Jokowi tak perlu terburu-buru memberikan fasilitas sebelum melihat kinerja menterinya ke depan.

"Lihat saja dulu 100 hari (pertama) kerjanya itu, ini juga sebagai ujian," ujar Hensat, sapaan Hendri Satrio di akun Twitter, Minggu (25/8).


Selain itu, Jokowi juga perlu melihat loyalitas kinerja menteri di bawah kabinetnya.

"Loyalitas kepada siapa? Loyalitas kepada negara dan loyalitas kepada pimpinannya, Presiden," lanjut Hensat founder lembaga survei Kedai Kopi ini.

"Mau jadi menteri ngejar fasilitas atau memang mau mengabdi kepada bangsa dan negara, nanti kalau lolos probation baru kita berikan (fasilitas)," sambungnya.

Namun Hensat juga mengingatkan kepada Jokowi soal krisis kendaraan bermotor yang terjadi 5 tahun lalu.

"Tentang polemik mobil dinas baru untuk menteri, sebaiknya Pak Jokowi hindari cerita 'I don't read what I signed'," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya