Berita

Pesan perdamaian Bonek untuk warga Papua/LIB

Sepak Bola

Liga 1 2019

Pesan Damai Bonek Untuk Papua Dapat Pujian Kapten Tim Persebaya

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 | 16:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ada pesan damai yang terselip dalam laga Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta, Sabtu (24/8) kemarin. Para penonton di tribun Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, ramai-ramai membentangkan spanduk ajakan untuk tidak bertindak rasis terhadap siapa pun.

Di antara spanduk-spanduk tersebut ada yang bertuliskan "Say no to Racism, Surabaya Papua Bersaudara". Ada juga "Kitorang Sedulur" dan "Papua Selamanya Saudara Kami".

Ini memang menjadi salah satu kampanye positif yang dilakukan Persebaya dan Bonek, sebutan suporter setia tim Bajol Ijo. Sebagai upaya untuk meredam tensi yang terlanjur tinggi di masyarakat Papua saat ini.


Aksi positif tersebut kontan mendapat apresiasi dari kapten Persebaya, Ruben Sanadi. Pemain asal Papua ini pun berterima kasih kepada Bonek yang telah membuat kampanye perdamaian.

"Saya berterima kasih kepada yang tadi dilakukan suporter. Saya sebagai anak asli Papua sangat berterima kasih, semoga ini menjadi apa yang disampaikan bahwa kita semua saudara," sebut Ruben di laman resmi Liga.

Ruben pun memastikan bahwa situasi yang berkembang saat ini di Papua tak memengaruhi perfoma dan fokusnya dalam membela Persebaya. Karena tidak ada perbedaan suku, agama, maupun golongan di Persebaya.

"Sebagai kapten tim, saya memang harus merangkul semua teman-teman yang ada di dalam tim ini, tidak membedakan siapa pun. Di sini kami bekerja untuk Persebaya, tidak membedakan ini orang asil Surabaya, Papua, atau Aceh. Itu tidak ada dalam kamus saya," tegas Ruben.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya