Berita

Hidayat Nur Wahid minta Pemerintah merespons serius tuntutan masyarakat Papua/Net

Politik

HNW: Tolak Tuntutan Untuk Bubarkan Banser

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 | 13:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tuntutan masyarakat Sorong dan Manokwari yang meminta Pemerintah bubarkan Banser direspons Wakil Ketua DPR RI, Hidayat Nur Wahid. Menurut Hidayat, tuntutan itu tak boleh dipandang sepele oleh Pemerintah.

Seperti yang diungkapkan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Papua, Yorrys Raweyai, bahwa ada tujuh tuntutan yang diinginkan masyarakat Sorong dan Manokwari dari Pemerintah.

Dikatakan, Presiden Joko Widodo harus datang langsung dalam upaya meredam tensi yang tinggi di Papua Barat.


Namun yang menjadi pusat perhatian adalah poin ketiga dari 7 tuntutan tersebut. Dalam poin tersebut Pemerintah harus segera bubarkan ormas Banser dari negara Republik Indonesia.

Bila benar demikian, menurut Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW), Pemerintah tidak boleh menganggap remeh.

"Bila benar demikian, itu adalah tuntutan-tuntutan yang serius," ungkap Hidayat melalui akun Twitter pribadinya, Minggu (25/8).

Dirinya menambahkan, Jokowi yang meraih kemenangan mutlak di Papua dan Papua Barat, harus disikapi dengan baik sebagai Presiden RI. Agar menghadirkan keadilan dan kedaulatan NKRI di tanah Papua.

"Tuntutan mereka untuk bubarkan Banser, yang bela NKRI dan komitmen kepada payung hukum, layak ditolak," tegas Hidayat.

Warganet pun turut merespons tujuh tuntutan itu dengan meramaikan komentar di Twitter. Tujuh tuntutan ini pun cepat menjadi trending topic dengan hashtag #BubarkanBanser.  

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya