Berita

Barang bukti/Net

Nusantara

Polda Jatim Belum Pastikan Perampok Toko Emas Di Magetan Teroris

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 | 13:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Aksi perampokan yang terjadi di sebuah toko emas di Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada Sabtu (24/8) pagi sempat menggemparkan publik. Ini lantaran pelaku perampokan diduga merupakan teroris yang diburu Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

Pelaku perampokan bernama Yunus Trianto. Dia gagal melarikan diri usai merampok emas di Tebon. Warga yang berada di dekat tempat kejadian perkara (TKP) berhasil mencegat dan mengeroyoknya.

Sementara itu, nama pria 41 tahun tersebut dikait-kaitkan dengan target buruan Tim Densus 88 Antiteror. Pelaku disebut-sebut sebagai kelompok teroris dari jaringan Isbaqiah.


Namun demikian, Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera belum bisa memastikan orang tersebut merupakan jaringan teroris. Menurutnya, pelaku perampokan tengah diperiksa intensif oleh Densus 88 Antiteror.

"Belum ada yang bilang ini teroris. Nanti Densus ya (yang memberikan statemen)," ucapnya kepada wartawan, Minggu (25/8).

Saat ditangkap, terduga teroris langsung diamankan di Brimob Polda Jawa Timur. Rencananya, terduga teroris akan dibawa ke Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Sementara di Brimob untuk kepentingan pemeriksaan. Akan dibawa ke Jakarta. Untuk dugaan teroris nanti biar Mabes Densus yang ngasih statemen," singkatnya.

Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa dua buah kaleng diduga bom rakitan, satu buah sangkur, satu buah pistol mainan, satu buah buku baitul mal, dua kotak peluru senapan angin kaliber 4,5, dua buah petasan, dan satu batang besi panjang 50 sentimeter.

Selain itu ada juga dua kotak buah korek kayu api, dua buah baterai ABC, satu buah borgol, satu lembar kertas tulisan cara merakit bom, satu buah dompet, tiga unit handphone, dan obeng.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya