Berita

Aisyiyah/Net

Politik

Perkuat Layanan Hukum Bagi Perempuan dan Anak, Aisyiyah Gelar Rakor Posbakum

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 | 12:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan terus mewarnai pemberitaan di media. Catatan Komnas Perempuan, keretakan dalam rumah tangga (KDRT) kekerasan dalam pacaran, dan incest menjadi yang tertinggi di ranah privat.

Sementara, kasus kekerasan di ruang public yang dialami perempuan masih didominasi oleh kekerasan seksual.

Sedangkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyebutkan, dari tahun 2011 hingga Mei 2019 terdapat 34.654 kasus dengan kasus tertinggi adalah anak berhadapan dengan hukum, kasus pengasuhan, kasus pornografi, dan cyber crime.


Atas alasan itu, Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah meneguhkan kembali peran Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Aisyiyah di seluruh Indonesia.

Langkah konkretnya, dengan menggelar konsolidasi peningkatan pelayanan dengan mengadakan Rapat Koordinasi Posbakum. Rapat akan digelar pada 23 -25 Agustus 2019 di LPMP Jakarta bakal dihadir para kader dari 28 provinsi.

Tema yang diangkat adalah “Meneguhkan Peran Aisyiyah dalam Pendampingan dan Penyelesaian Persoalan Hukum pada Perempuan dan Anak”.

Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Aisyiyah, Atiyatul Ulya menguraikan bahwa Posbakum Aisyiyah sudah melakukan pendampingan baik litigasi maupun non litigasi. Kasus terbesar yang ditangani adalah kasus-kasus perdata terkait perkawinan, waris, hak perempuan dan anak.

“Posbakum ‘Aisyiyah melindungi kelompok lemah dan marginal seperti anak dan perempuan disablitas. Prinsip pelayanan untuk semua menjadi prinsip pelayanan Posbakum Aisyiyah,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (25/8).

Nantinya, kata dia, acara akan menghadirkan anggota Ombudsman Republik Indonesia Ninik Rahayu; Komisioner Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Manajer Nasution; dan wakil ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Rita Pranawati.

“Ketiga lembaga tersebut mengupayakan jejaring agar penanganan kasus yang ditangani Posbakum ‘Aisyiyah dapat bersinergi secara komprehensif,” terangnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya