Berita

Perseman Manokwari bertekad kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia/Net

Sepak Bola

Bertekad Kembali Ke Kasta Tertinggi, Perseman Manokwari Ambil Ancang-Ancang Ini

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 | 09:42 WIB | LAPORAN:

Manajemen Perseman Manokwari bukan tidak menyadari bahwa tim mereka pernah punya nama besar puluhan tahum silam. Karena itu, sejumlah langkah telah disiapkan untuk membawa kembali Perseman ke kasta tertinggi sepak bola nasional.

Soal RUPS yang jadi salah satu kendala Perseman memulai langkah mengembalikan nama besar tengah diupayakan terwujud dalam waktu dekat. Sehingga Perseman bisa segera menyusun rencana untuk kembali membentuk tim yang solid.

"Sejauh ini para pemegang saham masih sibuk. Tapi saya sedang upayakan dalam bulan Oktober 2019 bisa dilaksanakan RUPS," ungkap Direktur PT Perseman Manokwari Yan Chist Warinussy saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/8).
 

 
Jika RUPS bisa segera terlaksana, PT Perseman Manokwari pun bisa mulai menata persiapan mereka untuk menjalani kompetisi. Di antaranya mencari pemain-pemain lokal berbakat untuk memperkuat tim.

"Kami akan memutar kompetisi lokal untuk mencari bakat pemain Perseman untuk lima tahun ke depan. Karena itu kami akan mendorong master plan pengembangan klub menuju Prestasi Emas 1980-an melalui RUPS," tegasnya.

Setelah mendapatkan talenta lokal yang mumpuni, target selanjutnya adalah membawa Perseman Manokwari kembali ke kompetisi level tertinggi: Liga 1.

"Untuk itu kami akan membentuk tiga kategori tim. Yaitu tim U-15 sebagai bibit bagi tim utama, tim U-21 sebagai tim pelapis tim utama, dan tim senior. Ketiga tim akan ditangani tim pelatih masing-masing yang akan ditentukan kemudian. Kami berencana mencari pelatih kepala dengan lisensi A AFC," tuturnya.

Tiga tim tersebut akan dihasilkan melalui proses kompetisi lokal yang rencananya bergulir pada Februari 2020. Ditambah dengan penggalangan dana awal melalui pengajuan proposal ke Pemerintah Kabupaten Manokwari dan Pemerintah Provinsi Papua Barat.

"Tujuan kompetisi untuk menghasilkan pemain yang akan diseleksi masuk pada tiga tim di atas. Sehingga kompetisi akan mengutamakan pemain U-23 tahun," tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya