Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

RR: Lebih Bijaksana Jokowi Tidak Grasa-Grusu Daripada Ibukota Baru Jadi Monumen Kegagalan

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 | 08:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana pemindahan ibukota dari DKI Jakarta ke Pulau Kalimantan telah diumumkan Presiden Joko Widodo. Namun demikian, sejumlah pihak mewanti-wanti agar rencana itu diurungkan terlebih dahulu.

Tokoh nasional DR. Rizal Ramli salah satunya. Dia ingin agar pemindahan pusat pemerintahan dilakukan dengan kajian mendalam dan tidak terburu-buru.

“Adalah bijaksana jika Jokowi tidak grasa-grusu soal pemindahan ibukota,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Sabtu (24/8).


Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu mengingatkan bahwa ibukota baru yang akan didirikan di Kalimantan Timur berjarak lebih dari 500 km dari Jakarta. Hal ini perlu diperhatikan lantaran banyak pemindahan ibukota ke daerah baru dengan rentan jarak tersebut sering gagal.

“Pemindahan ibukota lebih dari 500 km sering gagal, seperti Brazilian City dan lain-lain. Buntutnya, jadi monumen gagal yang tidak effisien. Yang berhasil biasanya kurang dari 100 km, contoh Putrajaya-KL (Kualalumpur),” urai pakar ekonomi yang akrab disapa RR itu.

Peringatan itu disampaikan RR usai mendapat pesan langsung dari mantan Pangdam Brawijaya, sekaligus mantan Danjen Koppasus, Letjen TNI (Purn) Widjoyo Soedjono bahwa pemindahan itu tidak tepat.

Widjoyo, kata RR, berpesan bahwa dari sudut pandang militer, pemindahan ibukota ke Kalimantan adalah kesalahan yang fatal.

“Saya dapat direct massage dari Jendral Senior Wijoyo Suyono: “From the military point of view to move the capital city to Kalimantan is a fatal mistake”. Ada baiknya semua hal kita pertimbangkan dengan matang,” pungkas mantan Menko Kemaritiman itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya