Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Peradaban Sticker

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 | 06:32 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

BERBAGAI pihak terutama para pencinta bahasa mengecam teknologi internet menghadirkan medsos yang dianggap merusak bahasa.

Filologi

Generasi milineal terbiasa menggunakan bahasa SMS penuh terminologi akronomis seperti LOL, OMG, BTW, OTW, EOW (Emboh Ora Weruh).


Istilah baru yang sebelumnya belum ada dipaksakan untuk diada-adakan agar ada. Tata bahasa dipersetan. Kemampuan menuangkan perasaan ke tulisan disesuaikan keterbatasan ruang tweeter.

Bentuk-bentuk bahasa baru dilahirkan demi memenuhi kebutuhan bahasa para pengguna teknologi internet dengan mengorbankan bentuk-bentuk bahasa yang sudah ada. 

Kelirumologi

Syukur alhamdullilah, Pusat Studi Kelirumologi tidak sekejam para pencinta bahasa yang merangkap pembenci internet.

Menurut hasil riset non-komprehensif PSK, sebenarnya peradaban internet berjasa besar dalam melahirkan mahluk tidak hidup yang disebut sebagai “emoji”.

Emoji yang semua hanya berbentuk mimik wajah dan kemudian berkembang menjadi isyarat tangan pada hakikatnya merupakan mahakarya teknologi internet.

Namun emoji kemudian berkembang menjadi mahakarya peradaban yang sebelumnya belum pernah ada di alam semesta atau minimal di planet bumi yaitu apa yang disebut sebagai “sticker” sebagai dampak akibat teknologi WhatsApp.
 
Sticker

Saya memang gaptek banget, maka semula tidak mau sebab tidak mampu menggunakan WA. Semula saya sama sekali tidak suka stickers yang semula saya anggap konyol.

Namun terpaksa saya tidak malu mengakui bahwa setelah saya menggunakan WA maka saya tergila-gila dalam ketagihan mengirim mau pun menerima sticker lewat hape.

Bahkan kini saya punya supplier yang rutin memasok sticker menggunakan foto diri saya sendiri dengan teks mulai dari yang jenaka sampai yang menjengkelkan.

Bahkan secara lambat namun pasti, saya mengurangi penggunaan bahasa verbal demi menggantikannya dengan bahasa sticker.

Kini saya punya sahabat telekomunikasi WA seperti antara lain, Simon Lily Tjahjadi, Yasonna Laoly, Suryo Prabowo, Eros Jarot, Darminto Sudarmo, Teguh Santosa, Toni Rosyid, Christanto Wibisono, Nursyahbani Katjasungkana, Mustari Mustafa, Salim Said, Sandyawan Sumardi, Gatot Nurmantyo, Hendrawan Supratikno, Susi Pujiastuti, dll, demi asyik saling berbincang dengan bahasa sticker dalam suasana persaingan kekayaan perbendaharaan sticker.

Romo Frans Magnis Suseno belum termasuk para sahabat sticker, sebab sampai saya menulis naskah ini, beliau masih belum mau menggunakan WA.

Penulis adalah pendiri Pusat Studi Kelirumologi dan pembelajar peradaban

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya