Berita

Prof. Asvi Warman Adam/RMOL

Politik

Profesor LIPI: Perlu Badan Otoritas Khusus Pemindahan Ibukota

SABTU, 24 AGUSTUS 2019 | 13:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana pemindahan ibukota mesti dilakukan dengan kajian mendalam dan melibatkan DPR. Selain itu, diperlukan juga badan otoritas khusus yang menangani wacana lawas ini.

Begitu kata sejarahwan senior dari LIPI Prof. Asvi Warman Adam kepada wartawan seusai mengisi diskusi serial Polemik bertajuk 'Gundah Ibukota Dipindah', di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/8).

"Menurut hemat saya, membutuhkan satu badan otoritas khusus pemindahan ibukota," ujar Asvi.


Dia menjelaskan, badan otoritas khusus yang dimaksud melibatkan lintas kementerian dan lembaga terkait yang secara khusus menangani rencana pemindahan ibukota.

"Yang nanti akan melakukan singkronisasi, koordinasi dengan berbagai departemen yang ada untuk mengeksekusi pemindahan ibukota," jelas Asvi.

Ditambahkan, badan otoritas khusus pernah dibentuk saat Indonesia menggarap proyek Batam. Karenanya, menjadi perlu dibentuknya badan otorita khusus untuk pemindaham Ibukota.

"Dulu pernah kita membuat itu ketika ada proyek Batam di sana. Sekarang, menurut hemat saya mungkin diperlukan badan otoritas khusus pemindahan ibukota," demikian Asvi.

Selain Asvi, turut hadir pembicara diskusi Plt Ditjen Otda Kemendagri, Akmal Malik; Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Robert Endi Jaweng; pakar hukum tata negara, Muhammad Rullyandi; Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fery Juliantono; dan Founder Bhinneka Institute, Arya Mahendra Sinulingga.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya