Berita

Yorrys Raweyai/RMOL

Politik

Yorrys Raweyai: Permasalahan Papua Sederhana, Penegakan Hukum Yang Cepat!

SABTU, 24 AGUSTUS 2019 | 13:36 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Disayangkan klaim kondusifitas di Papua dan Papua Barat. Karena hingga saat ini masih ada gejolak di beberapa daerah di tanah Papua.

Anggota terpilih DPD RI asal Papua Yorrys Raweyai mengatakan, masyarakat Papua masih menunggu penuntasan kasus dugaan rasisme yang terjadi di asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur.

"Jadi istilahnya ini masih siaga menunggu, dan menunggu itu bukan selamanya, harus ada waktu, nah kalau ini tidak (tuntas) mereka akan lakukan lagi," kata Yorrys usai diskusi "Bagaimana Sebaiknya Mengurus Papua" di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/8).


Politisi partai Golkar ini beranggapan, untuk menyelesaikan rentetan gejolak di Papua hanyalah dengan penegakan hukum secara cepat dan tuntas.

Menurut dia, akar persoalan ini ketika bermula saat adanya laporan masyarakat kepada pihak kepolisian yang melihat bendera Merah Putih ada di selokan di depan asrama mahasiswa Papua.

"Tiba-tiba datang lapor tanpa bukti, lalu dua jam kemudian datang pasukan melakukan pendobrakan lalu ada video rasisme yang viral," ujar Yorrys.

Dan saat itu, aparat kepolisian dari Polda Jawa Timur mengamankan beberapa mahasiswa Papua dari asrama.

Proses penangkapan inilah yang juga memicu ketegagan. Dan hal inilah, yang menurut Yorrys harus diluruskan, sehingga duduk perkara yang membuat Papua dan Papua Barat bergejolak itu jelas.

"Ini simple, hanya penegakan hukum saja," demikian Yorrys.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya