Berita

Herman Khaeron/Net

Politik

Demokrat: Lebih Mendesak Perbaiki Ekonomi Ketimbang Pindah Ibukota

JUMAT, 23 AGUSTUS 2019 | 11:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Membuka lapangan kerja baru dan membuat program konkrit untuk mensejahterahkan rakyat lebih mendesak daripada memindahkan ibukota negara.

Begitu pandangan Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron. Kata dia, rakyat lebih mendesak untuk disejahterahkan daripada membangun kota baru dengan anggaran besar.

"Yang urgent adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, dan mensejahterakan rakyat," ujar Herman saat dihubungi wartawan, Jumat (23/8).


Pemerintahan Presiden Joko Widodo merencanakan pemindahan ibukota negara dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur.

Herman menyebutkan, dengan pindahnya ibukota maka akan disertai migrasi besar-besaran pejabat negara. Hal ini akan berdampak pada penggunaan fasilitas pokok seperti hunian, kesehatan dan pendidikan.

"Berapa juta pegawai pusat yang harus berkantor di Kalimantan? Bagaimana dengan keluarganya? Apakah sarana pendukungnya sudah diperhitungkan?rumah tinggal, rumah sakit, sekolah," jelasnya.

Terlebih, lanjut Ketua DPP Partai Demokrat ini, Indonesia tengah dibayang-bayangi hantu resesi ekonomi di tengah ketidakstabilan ekonomi global yang berdampak pada ekonomi nasional.

"Bahkan beberapa pengamat berpendapat akan terjadi resesi ekonomi di Asia, kita harus waspada dan fokus di ekonomi," demikian Herman Khaeron.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya