Berita

Ketua Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, Faisal Santiago/Net

Politik

Akademisi Sebut Tudingan Karpet Merah Capim KPK Dari Unsur Jaksa-Polri Tak Berdasar

JUMAT, 23 AGUSTUS 2019 | 11:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tudingan terhadap Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) memberi "karpet merah" terhadap kandidat berlatar Jaksa dan Polri dinilai tak berdasar. Sebab, tudingan tersebut tidak disertakan data dan fakta yang autentik.

Penegasan itu disampaikan Ketua Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, Faisal Santiago, saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Jumat (23/8).

Faisal menilai, Pansel Capim KPK telah bekerja independen dalam menjaring Capim lembaga antirasuah Jilid V atau Periode 2019-2023. Sejauh ini, Faisal belum melihat gelagat Pansel Capim KPK melaksanakan tugasnya atas dasar pengaruh dari pihak luar.


"Mengenai pekerjaan berdasarkan pesanan, saya masih belum melihat itu (pengaruh). Kecuali ada yang bisa membuktikan (fakta) hal tersebut," tegas Faisal.

Faisal meyakini, Pansel Capim KPK akan berhasil mencari 10 nama calon pimpinan di lembaga antirasuah, untuk kemudian diserahkan kepada Presiden Joko Widodo. Nantinya, 10 nama itu bakal mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPR.

"Toh pada akhirnya kan DPR yang menentukan siapa yang layak menjadi pimpinan KPK," ujar Faisal yang juga Guru Besar Hukum ini.

Terkait kekhawatiran sejumlah pihak terhadap Capim KPK dari unsur Kepolisian, hanyalah upaya melemahkan lembaga antirasuah. Sebab, semua warga negara berhak mendapatkan kesempatan yang sama. Apalagi jika memiliki kapasitas dan kredibelitas yang bagus.

"Mereka (polisi) mempunyai kapasitas yang sama dalam rangka penegakan hukum dan penindakan tindak pidana korupsi. Saya pikir tidak ada hal-hal yang melemahkan KPK dalam pemberantasan korupsi," lanjut Faisal.

Sementara soal 40 nama Capim yang tersisa dinilai sudah memiliki kualitas untuk memimpin lembaga yang baru berdiri 16 tahun lalu itu. Apalagi, kata dia, nama-nama tersebut mewakili latar belakang penegak hukum lain. Seperti polisi, jaksa, hakim, hingga akademisi.

"Saya pikir kalau sudah sampai tahapan ini paling tidak sudah ok lah. Walaupun belum sangat sempurna," pungkas Faisal.

Diketahui, Pansel Capim KPK telah menetapkan 40 peserta yang lolos seleksi tes psikologi pada 5 Agustus lalu. Hari ini, Jumat (23/8), akan diumumkan 20 orang yang lolos tes profile assessment dan berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya