Berita

Arya Wedakarna serahkan tongkat komando pasuka kepada Lanyalla disaksikan Bustami/Net

Politik

Serahkan Tongkat Komando Pusaka, Senator Bali Dukung La Nyalla Jadi Ketua DPD RI

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 | 18:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dukungan kepada La Nyalla Mahmud Mattalitti sebagai Ketua DPD RI periode 2019-2024 terus mengalir. Kali ini datang dari Senator Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III atau Arya Wedakarna.

Simbol dukungan berupa tongkat komando pusaka. Tongkat itu diserahkan Arya Wedakarna kepada La Nyalla, di Pura Tirta Empul, Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Kamis (22/8).

Hadir dalam pertemuan itu senator terpilih asal Provinsi Lampung, Bustami Zainudin.


Pada pertemuan yang berlangsung hangat itu, Arya Wedakarna mengatakan La Nyalla sebagai sosok yang tidak diragukan lagi soal ketegasan, komitmen, dan kesetiakawanan.

"Dan yang paling penting, Bang La Nyalla mau mendengar aspirasi semuanya, dan siap memperjuangkan kepentingan daerah," tegas Arya Wedakarna yang kembali terpilih pada Pemilu 2019.

Sebelumnya, Arya Wedakarna menginginkan pimpinan DPD RI periode mendatang adalah sosok yang pro dengan kebijakan daerah termasuk Bali. Seperti, mau memperjuangkan UU Provinsi Bali.

La Nyalla Mahmud Mattalitti adalah anggota terpilih DPD RI dari Jawa Timur. Pada Pemilu 2019 lalu, La Nyalla berhasil mengantongi lebih dari 2 juta suara.

La Nyalla pernah menjabat ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2015-2016, kepala Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jatim dan ketua umum Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jatim.

Dia juga pernah menjadi kepala Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional Indonesia (Gapeknas), ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jatim, dan kepala Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia (ATAKI).

Selain La Nyalla, tokoh lain yang juga dianggap berpeluang menjadi Ketua DPD antara lain Ratu Hemas (Yogyakarta), Nono Sampono (Kalimantan Utara), Jimly Asshiddiqie (DKI Jakarta) dan Fadel Muhammad (Gorontalo).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya