Berita

Mendagri Tjahjo Kumolo/RMOL

Pertahanan

Sejukkan Suasana Usai Rusuh Papua, Tjahjo Minta Tiga Gubernur Segera Duduk Bareng

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 | 17:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gelombang kemarahan ribuan warga Papua yang protes terhadap tindakan rasisme oknum aparat saat mengepung asrama mahasiswa asal Papua di Surabaya direspon serius oleh pemerintah pusat.

Mendagri Tjahjo Kumolo meminta Gubernur Papua Lukas Enembe dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan segera datang ke Jawa Timur untuk duduk bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyikapi suasana pasca kerusuhan di Papua Barat.

"Segeralah Gubernur Papua bersama Gubernur Papua Barat datang ke Jawa Timur ketemu dengan Ibu Khofifah yang kemarin juga sudah menyampaikan permohonan maaf atas nama warga Jatim. Untuk bisa berdialog," kata Tjahjo di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/8).


Selain itu, ketiga kepala daerah ini diharapkan juga berdialog dengan mahasiswa di asrama Papua, baik yang di Surabaya maupun di daerah selain Jawa Timur.

"Gubernur, untuk berdialog dengan mahasiswa Papua yang punya asrama di Malang, asrama di Surabaya, dan sebagainya," kata Tjhajo.

Lebih lanjut, Tjahjo menegaskan, masalah yang terjadi adalah masalah bersama untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karenanya, dibutuhkan kerjasama, pikiran dan hati yang jernih dalam menyelesaikan ketegangan yang terjadi.

"Saya kira ini masalah kita bersama, tanggung jawab bersama mari kita selesaikan. Kita duduk bersama dengan pikiran dingin, dengan hati yang jernih untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI yang utuh," demikian Tjahjo.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya