Berita

Mendagri Tjahjo Kumolo saat keluar dari Gedung KPK/RMOL

Pertahanan

Mendagri Minta Kepala Daerah Di Papua Tidak Ke Luar Kota

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 | 17:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dampak gelombang aksi massa yang berujung kerusuhan di Papua pada Senin (19/8) lalu masih dirasakan semua pihak. Pimpinan dan kepala daerah di wilayah Papua diperintahkan agar tidak meninggalkan wilayahnya.

Perintah itu disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melalui radiogram ke Gubernur, Bupati, dan Walikota di Papua dan Papua Barat.  

"Kami sudah mengirimkan dua kali radiogram untuk (pimpinan daerah) sementara tinggal di wilayah masing-masing. Jangan pergi dulu ke luar (daerahnya)," tegas Tjahjo kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/8).


Hal lain yang disampaikan Tjahjo, terkait pengendalian keamanan di Papua Barat yang semuanya sudah ditangani oleh Menko Polhukam Wiranto.

"Papua sudah di-takeover oleh Pak Menko Polhukam (Wiranto)," kata Tjahjo.

Selain itu, kata Tjahjo, Kemendagri juga meminta para kepala daerah setempat untuk rutin melakukan koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

"Harus rutin tiap hari koordinasi dengan Forkopimda dengan Kapolres, Kapolda, Pangdam, BIN (Badan Intelijen Negara) di daerah," tegas Tjahjo.

Selanjutnya, para kepala daerah juga diharapkan untuk terus berkoordinasi dengan tokoh adat hingga tokoh agama di Papua dan Papua Barat.

"Kalau ada unjuk rasa, kalau ada pengaduan masyarakat, tolong yang menerima adalah kepala daerah didampingi oleh Forkompinda," demikian Tjahjo.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya