Berita

Hidayat Nur Wahid/RMOL

Politik

Lebih Baik Anggaran Mobil Baru Menteri Buat Beasiswa Atau Korban Bencana

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 | 13:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo harus segera menganulir alias membatalkan kebijakan pengadaan mobil baru untuk jajaran menteri Kabinet Kerja jilid II yang memakan anggaran ratusan miliar.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengatakan masih banyak kegiatan bermanfaat untuk rakyat yang bisa dilakukan dengan anggaran pengadaan mobil baru tersebut.

"Uang senilai Rp 140 miliar itu dipergunakan untuk beasiwa misalnya," ujar HNW sapaan akrab politisi senior PKS ini, di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Kamis, 22/8).


Atau, lanjut HNW, Presiden Jokowi bisa menunaikan janjinya membangun sekolah dan fasilitas publik untuk korban bencana alam di Lombok dan Palu.

"Nah, itu jelas lebih diperlukan oleh rakyat ketimbang mobil dinas yang sesungguhnya pun (mobil yang ada sekarang) masih memadai untuk digunakan," pungkasnya.

Informasi rencana pembelian mobil dinas baru diketahui dari dokumen Layanan Sistem Pengadaan Elektronik tentang pengadaan kendaraan menteri negara. Pada laman tersebut, diketahui ada pengadaan kendaraan dinas untuk menteri tertanggal 19 Maret 2019.

Dari dokumen tersebut, terpampang nilai total dari mobil yang akan dipakai menteri kabinet Jokowi-Maruf. Angkanya cukup fantastis, mencapai Rp 152 miliar. Namun, belum diketahui jenis kendaraannya apa.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya