Berita

Agung Laksono/Net

Politik

Kantor Golkar Diserang Molotov, Agung Laksono: Ini Ada Yang Main

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 | 06:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kegiatan di Kantor DPP Partai Golkar dipastikan tidak terganggu setelah kejadian teror pelemparan bom molotov pada Rabu dini hari (21/8).

"Iya, normal kegiatan seperti biasa tidak terganggu," ujar Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono, Rabu (21/8).

Agung menduga ada pihak tertentu yang bermain dibalik pelemparan molotov tersebut. Hanya saja, dia enggan menduga siapa pihak yang dimaksudkan.


"Saya gak mau menduga, biarlah polisi menyelidiki," tukasnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono juga membenarkan adanya pelemparan bom molotov di Kantor DPP Partai Golkar. Setidaknya ada dua bom molotov yang dilempar orang tidak dikenal (OTK).

"Iya benar ada kejadian itu," kata Kombes Argo saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (21/8).

Hingga kini, pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Barat masih menyelidiki insiden pelemparan bom molotov tersebut ke Kantor DPP Partai Golkar.

"Masih diselidiki ya," singkat Argo.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya