Berita

Sandiaga Uno/Net

Politik

Lewat Telepon, Sandi Minta Lakotani Jadi Sumber Keteduhan Papua Barat

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 | 02:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kerusuhan yang terjadi di sejumlah daerah di Papua Barat turut mengundang keprihatinan mantan calon wakil presiden, Sandiaga Uno.

Di sela kesibukannya, Sandi menyempatkan diri bertanya mengenai keadaan Papua Barat dengan menghubungi Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani.

Dalam sebuah video yang diunggah, Sandi yang sedang alam sebuah perjalanan di sebuah mobil menelepon Lakotani.


“Maaf saya mengganggu, saya mau memberikan simpati dan prihatin keadaan di sana. Bagaimana keadaan di sana Pak Wagub. Kondusif,” ujar mantan wagub DKI Jakarta itu.

Dia berharap Lakotani bersama jajaran pemprov bisa menjadi sumber keteduhan dan kesejukan agar keadaan kembali pulih normal dan tidak berlarut-larut.

“Apa yang bisa saya bantu, pak wagub bisa kabarkan saja,” tegasnya mengakhiri perbincangan telepon tersebut.

Sandi menegaskan bahwa semua masyarakat ingin agar Indonesia bersatu. Indonesia adalah negara yang besar, di dalamnya berisi berbagai macam suku dan etnis, jadi sudah seharusnya perbedaan yang ada jadi penguat.

“Bukan justru membuat tali persaudaraan kita terputus,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya