Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo/Net

Nusantara

Polri: Kami Didukung Masyarakat Fakfak Ciptakan Situasi Kondusif

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 16:25 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dari hasil identifikasi intelijen, pergerakan aksi massa di Kabupaten Fakfak hanya dilakukan oleh segelintir orang yang merupakan provokator. Sebagian besar masyarakat di Kabupaten Fakfak justru mendukung aparat TNI Polri untuk menciptakan situasi dan kondisi keamanan kondusif.

Begitu yang disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/8).

“Justru masyarakat Fakfak mendukung langkah-langkah aparat keamanan untuk menciptakan situasi kondusif. Hanya segelintir orang yang mencoba memprovokasi masyarakat tapi sedang diidentifikasi kelompok masyarakat tersebut,” jelas Dedi.


Secara umum, situasi dan kondisi keamanan di Fakfak saat ini sudah dapat dikendalikan oleh aparat keamanan. Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menegaskan, bagi siapa saja yang terbukti melakukan perbuatan melawan hukum, Polri akan menindak tegas dalam rangka menciptakan Papua Barat aman dan kondusif.

“Kita telah berhasil amankan ada sekitar 50 orang terkait kerusuhan itu,” ujar Dedi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya