Berita

Vladimir Putin dan Kim Jong Un

Dunia

Senator Amerika: Putin Dan Kim Jong Un Lebih Pantas Dicela Daripada Dipuji

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 16:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Senator Amerika Serikat Mitt Romney menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un lebih pantas diberi celaan daripada sanjungan.

Komnetar pedas itu keluar usai Putin dan Kim Jong Un melakukan pembicaraan mengenai program nuklir Pyongyang.

Keduanya bebicara setelah pertemuan pada tanggal 18 April 2019 dalam sebuah meja negosiasi yang lebih luas dan melibatkan para pejabat tinggi dari kedua belah pihak di Pulau Russky dekat Vladivostok.


Putin mengatakan, ia dan Kim akan bertukar pendapat tentang apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki situasi.

Romney membuat pernyataan berupa pidato pada think tank konservatif di Salt Lake City yang dilansir dari The Salt Lake City Tribune

"Saya pikir menunjukan karakter pribadi adalah salah satu tanggung jawab yang penting dari pemimpin negeri itu," kata Romney.

Surat kabar itu mencatat bahwa senator Partai Rebublik ini tidak menyebut nama presiden selama pidatonya.

Romney merupakan calon presiden GOP 2012, ia sempat menjadi kritikus yang sangat blak-blakan terhadap Trump. Sejak bergabung dengan Senat tahun ini, dirinya terdorong untuk mengikuti kebijakan dan menyesuaikan karakter Presiden Trump.

Romney menjelaskan, mengenai pengembangan nuklir yang dilakukan Rusia dan Korea Utara bukan hal yang patut dihormati. Melainkan hal yang dapat meningkatkan ketegangan pada bidang keamanan internasional.
Laporan: Ahda Sabila

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya