Berita

Jokowi dan Megawati bersama Cak Imin saat hadir di MuktamarVI PKB/Twitter

Politik

Puji Megawati Setinggi Langit, Pengamat: Usaha Cak Imin Minta Tambahan Jatah Menteri

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 08:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pembukaan Muktamar VI Partai Kebangkatan Bangsa di Nusa Dua, dihadiri oleh elite Partai politik di Indonesia baik dari anggota koalisi Indonesia Kerja dan partai pengusung Prabowo. Ada ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum Nasdem Surya Paloh, Zulkifli Hasan beberapa petinggi lainnya.


Ada yang menarik dari acara pembukaan Muktamar PKB (Selasa 920/8) kemarin, dalam pidatonya Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin justru malah memuji Megawati Soekarnoputri setinggi langit .

Pengamat politik Hendri Satrio dalam akun Twitter pribadinya menulis, pesan pidato dan bahasa tubuh yang disampaikan Cak Imin bukan tanpa maksud politik.

Pengamat politik Hendri Satrio dalam akun Twitter pribadinya menulis, pesan pidato dan bahasa tubuh yang disampaikan Cak Imin bukan tanpa maksud politik.

Menurut Hensat -panggilan akrabnya- pujian yang dilakukan Cak Imin kemarin bagian dari usaha untuk minta jatah kursi menteri lebih banyak kepada Presiden.

"Bila ingin minta jatah kursi Menteri agak banyak pasti dia sampaikan semalam, walaupun kode tersirat sudah terbaca, " Kata Hensat pada Rabu (21/8).

"Diantara para Ketum Parpol Koalisi Jokowi-Maruf, Cak Imin lah yang paling blak-blakan. Bahkan minta ketua umum Partai PSI, Grace Natalie join PKB aja blak blakan," sambungnya.

Di depan para peserta Muktamar VI,Cak Imin berkelakar menceritakan kedekatan dirinya dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Imin mengaku dirinya pernah ditegur Megawati karena banyak memasang baliho. Saat itu keponakan Gus Dur itu gencar memasang gambar dirinya di berbagai titik di seluruh pelosok negeri. Meski begitu, Cak Imin tetap menganggap Megawati sebagai ibunya.

Diketahui Muktamar ke VI  Acara muktamar PKB bertemakan "Melayani Ibu Pertiwi, PKB Untuk Semua" akan berlangsung sejak Selasa (20/8) hingga Rabu (21/8). Sekitar 30 ribu kader dan simpatisan dari seluruh Indonesia berkumpul di hajatan 5 tahunan partai yang dilahirkan Ormas Nahdlatul Ulama itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya