Berita

Bambang menyebut ibukota baru Indonesua akan punya konsep yang modern dan maju/Net

Politik

Usung Konsep Modern, Ibukota Yang Baru Diklaim Akan Jauh Lebih Maju Dari Jakarta

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 08:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ibukota Republik Indonesia yang baru nanti, diklaim bakal dibangun dengan konsep modern. Bakal jauh lebih maju dibanding Jakarta.  

Hal itu disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro, di kantornya di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (19/8).

Menurut Bambang, Jakarta sebenarnya sudah mulai mengarah menjadi sebuah kota modern. Namun, terlalu banyak yang harus dibenahi di Jakarta saat ini.


Maka saat Gubernur DKI Anies Baswedan mengusung proyek memindahkan kabel-kabel di Jakarta ke dalam tanah, dirinya sangat setuju.

"Ciri-ciri kota modern itu yang pertama dilihat adalah kabel-kabel itu ditanam di bawah tanah. Coba lihat itu Singapura," ungkapnya.

"Tidak seharusnya kita punya rumah dengan tiang listrik yang kabelnya ke sana-ke sini. Selain merusak pemandangan, itu juga berbahaya. Misal kalau ada pohon tumbang dan lainnya," sambung Bambang.

Maka untuk ibukota yang baru nanti akan didesain sebagai sebuah kota modern. Termasuk di antaranya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap gas elpiji.

"Nggak usah nenteng-nenteng gas tiga kilo, karena nanti kita akan buat sambungan jaringan gas yang didistribusikan ke banyak tempat," jelasnya.

Usulan Bambang tersebut berdasarkan potensi energi yang ada di Kalimantan. "Di Kalimantan, saya lihat ada dua yang bisa diolah. Yaitu solar cell panel surya dan biomassa," tandasnya.

Ibukota negara memang bakal dipindahkan ke Kalimantan. Meski belum diketahui akan dipindah ke sisi mana di Kalimantan, pemindahan ibukota sudah diumumkan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam Pidato Kenegaraan di Gedung Parlemen, Jumat (16/8) lalu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya