Berita

Febri Diansyah/Net

Hukum

KPK Jebloskan 2 Tersangka Suap Proyek Saluran Air Hujan Yogyakarta Ke Rumah Tahanan

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 07:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap dua orang tersangka kasus dugaan suap terkait lelang proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta Tahun Anggaran (TA) 2019.

Dua orang itu yakni Direktur Utama PT Manira Arta Mandiri Gabriella Yuan Ana (GYA) dan Jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Yogyakarta, sekaligus anggota TP4D, Eka Safitra (ESF).

"Dilakukan penahanan selama 20 hari pertama terhadap 2 orang tersangka ESF dan GYA," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, saat dikonfirmasi Selasa (20/8).


Febri mengatakan, kedua tersangka Eka dan Gabriella ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) yang berbeda. Untuk Eka ditahan di Rutan Cabang KPK C-1. Sementara Gabriella, ditahan di Rutan Cabang KPK K-4.

Sebelumnya, KPK menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan suap terkait lelang Proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta TA 2019 ini.

Namun, satu tersangka lainnya yakni Jaksa di Kejaksaan Negeri Surakarta Satriawan Sulaksono masih belum diamankan oleh komisi antirasuah alias buron. KPK berharap Jaksa Satriawan agar bersikap kooperatif dengan cara menyerahkan diri ke KPK untuk menjalani proses hukum.

Satriawan bersama Eka Safitra Jaksa di Kejari Kota Yogyakarta diduga telah menerima suap sekitar Rp 221,7 juta dari Gabriella. Uang suap itu diberikan kepada Jaksa Eka yang telah membantu perusahaan Gabriella mendapatkan proyek pekerjaan rehabilitasi saluran air hujan di Jalan Supomo Yogjakarta dengan pagu anggaran Rp 10,89 miliar.

Selanjutnya, dari pagu anggaran Rp10,89 miliar itu disepakati nilai kontrak proyek sebesar Rp8,3 miliar. Kemudian, Jaksa Eka dan Satriawan mendapatkan komitmen fee 5 persen dari proyek tersebut.

5 persen dari Rp8,3 miliar itu setara dengan Rp415 juta. Tetapi, komitmen fee sudah 3 persen diterima yang nilainya sekitar Rp.221.740.000. Sedangkan sisa fee 2 persennya, direncanakan akan diberikan setelah pencairan uang muka nantinya.

Kepada Jaksa Eka dan Jaksa Satriawan yang diduga sebagai pihak penerima, disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan TIPIKOR juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara itu, Gabriella sebagai pihak pemberi disangkakan melanggar pasal disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan TIPIKOR.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya