Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Organda Tidak Setuju Taksi Online Bebas Ganjil Genap

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 06:01 WIB | LAPORAN:

Desakan agar taksi online tak terkena aturan perluasan ganjil genap memperoleh penolakan dari Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta.

Ketua DPD Organda DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan mengatakan, tak ada alasan kuat taksi online memperoleh pengecualian kebijakan ganjil-genap.

"Kami tetap mendukung kebijakan dari gubernur. Sementara daring itu bukan angkutan umum," kata Shafruhan, Selasa (20/8).


Menurut Organda, sudah jelas aturannya dan perunda-undangan angkutan umum memiliki ciri plat kuning sedangkan taksi online plat hitam. Maka jelas, merujuk aturan taksi online bukan angkutan umum dan tidak berhak mendapat pengecualian ganjil-genap.

"Undang-undang menyebutkan angkutan umum itu berplat kuning," katanya.

Awal mula permasalahan ini mengemuka saat Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan taksi online termasuk kategori angkutan umum. "Kami kecewa dengan sikap Menhub yang tidak mendukung kebijakan Jakarta. Karena Jakarta memiliki masalah tersendiri, itu maksud saya," ujar Shafruhan.

"Pak Menteri Perhubungan mengajukan permohonan kepada gubernur untuk membuat kebijakan itu. Kebijakan ganjil genap sendiri diambil dalam rangka mengurangi polusi udara di Jakarta yang luar biasa," tutup Shafruhan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya