Berita

Bambang Brodjonegoro/Net

Politik

Kepala Bappenas: Risiko Bencana Kalimantan Cuma Asap Karhutla

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 01:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kalimantan merupakan pulau yang paling kecil memiliki risiko bencana dibanding dengan pulau-pulau lain di Indonesia. Atas alasan itu, pemerintah hendak memindah ibukota dari Jakarta ke pulau yang disebut sebagai paru-paru dunia itu.

Begitu penjelasan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro kepada generasi milenial yang berkumpul di gedung Bappenas, Menteng, Jakarta, Selasa (20/8).

"Risiko bencana seperti gempa bumi kecil di sana,” terangnya.


Satu-satunya bencana yang mungkin terjadi adalah asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun itu tidak terjadi di seruluh wilayah Kalimantan.

“Hanya beberapa area yang memang mengandung lahan gambut yang berisiko terhadap kebakaran hutan,” ucap Bambang.

Selain masalah bencana, pulau Kalimantan yang memiliki lahan luas sangat cocok untuk didesain sebagai pusat pemerintahan modern. Pemerintah, katanya, juga tidak perlu berurusan dengan jual beli tanah karena area yang dipakai merupakan milik negara.

Pusat pemerintahan tidak akan berisi gedung-gedung pemerintahan saja, melainkan akan berbagai sarana pendukung.

"Nantinya akan ada pula tempat konser, gedung olahraga, pusat belanja, dan yang utama adalah universitas,” tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya