Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Pengamat: Warga Papua Bergejolak Karena Merasa Hanya Dimanfaatkan Pemerintah

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 21:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kerusuhan yang terjadi di Kota Manokwari Papua Barat bukan hanya permasalahan rasisme yang terjadi di Surabaya dan Malang. Melainkan ada persoalan utama yang masyarakat Papua rasakan.

Pengamat Militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi mengatakan, persoalan utama di Papua ialah masyarakat di sana merasa hanya dimanfaatkan oleh pemerintah. Yakni hanya dikeruk sumber daya alamnya tanpa memikirkan kesejahteraan masyarakat di Papua.

"Ya persoalan utama kan Papua ini merasa selama ini sumber daya alamnya dieksploitasi terus tapi mereka merasa tidak banyak manfaat dari pengelolaan itu, dari eksploitasi itu," kata Khairul Fahmi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (20/8).


Tidak adanya manfaat yang dirasakan masyarakat di Papua ialah dalam bentuk ekonomi, kesejahteraan sosial serta dalam bentuk perlakuan manusiawi.

"Jadi kan kesannya yang tampak bagi mereka (masyarakat di Papua) itu adalah orang Indonesia cuman ingin sumber daya alam Papua saja bukan ingin memanusiakan manusia (masyarakat) Papua," jelasnya.

Bahkan kata Khairul, masyarakat di Papua merasa tidak diperlakukan sama dengan masyarakat Indonesia di daerah lainnya.

"Semakin hari kekecewaan itu semakin menumpuk dan semakin membesar. Nah ini akumulasi kekecewaan yang menjadi bom waktu kemarin meletus," katanya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya