Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo/RMOL

Nusantara

Papua Dan Papua Barat Secara Umum Kondusif, Hanya Sorong Yang Ada Konsentrasi Massa

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 14:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Hingga saat ini kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Jayapura, Papua dan Kota Manokwari, Papua Barat secara umum kondusif.

Hanya di wilayah Kota Sorong, Papua Barat masih ada konsentrasi massa, namun bisa dikendalikan oleh aparat keamanan.

Begitu perkembangan yang disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/8).


Untuk kondisi di Sorong, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat tengah melakukan negosiasi terhadap massa yang masih turun ke jalan.

"Apa yang jadi aspiranya akan diterima, ditampung ke pemerintah pusat. Situasi di Sorong sudah cukup membaik. Aktivitas kegiatan masyarakat sudah biasa," tegas Dedi.

Adapun dua bandara yang ada di Papua Barat yakni Rendani di Manokwari dan Domine Eduard Osok di Sorong sudah beroperasi kembali dan berjalan normal.

"Secara umum situasi Papua kondusif, aktifitas kegiatan masyarakat berangsur normal," tekan Dedi.

Adapun Polri menambah 4 satuan setingkat kompi (SSK) atau 400 personel dari Polda Sulawesi Utara dan Polda Maluku yang akan digelar di titik-titik yang dianggap masih rawan dalam rangka memastikan situasi dan kondisi keamanan di Papua dan Papua Barat berjalan tertib.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya