Berita

Ilustrasi

Politik

7 Pendiri Partai Demokrat Usulkan Satu Nama Jadi Menteri Jokowi

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 13:12 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Sebanyak tujuh orang pendiri Partai Demokrat yang kini dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono mengusulkan satu nama untuk duduk di kabinet baru Joko Widodo.

Satu nama itu adalah HM. Darmizal yang dalam masa kampanye Pilpres 2019 lalu menjadi ketua Umum Relawan Jokowi disingkat ReJo.

Ketujuh pendiri Partai Demokrat itu tergabung dalam Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD PD).


"Beberapa pendiri partai Demokrat meminta dan mengusulkan serta merekomendasika kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo, dengan hormat kiranya saudara HM. Darmizal diperkenankan untuk diangkat sebagai salah satu pembantu Presiden (menteri) pada periode 2019-2024," ujar pembina FKPD PD Hencky Luntungan dalam keterangan, Selasa (20/9).

Darmizal dinilai pantas mendampingi Jokowi karena selain kredibel juga loyal.

"Darmizal rela menanggalkan jabatannya di pimpinan Komisi Pengawas Partai Demokrat dan mendirikan ReJo untuk ikut membantu dan memenangkan Jokowi pada Pilpres lalu. Ini komitmen dan pengorbanan yang sangat luar biasa," jelas Hencky.

Lebih lanjut Hencky menjelaskan, selain dirinya pendiri Partai Demokrat yang mengusulkan Darmizal menjadi salah satu menteri dalam Kebinet Jokowi adalah Prof. S. Budhisantoso, Prof. R.M. Rompas, dr. WFP. Kaunang Mars, Ir. Ricky Sofyan, Suganda dan Achmad Thoriq.

"Kami mengganggap Saudara Darmizal pantas duduk di kabinet Jokowi. Dia orang yang ulet dan setia dalam bekerja. Terbukti, kami telah bersama-sama mendirikan dan membesarkan Partai Demokrat," tutur Hencky.

Masih menurut Hencky, Darmizal juga merupakan representasi mewakili Indonesia bagian bagian barat. Kata dia, Darmizal yang lahir di Sumatera Barat ini dan pernah mengenyam pendidikan di UGM Jogjakarta ini orang yang supel dan ramah.

"Dia ini orang Minang yang egaliter. Berpengalaman dalam dunia bisnis dan politik. Semoga Pak Presiden Jokowi berkenan mempertimbangkan usulan kami ini," demikian Hencky Luntungan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya