Berita

Ignasius Jonan dianggap membawa pesan terselubung saat jadi pemimpin upacara HUT RI di Freeport/Net

Politik

Kehadiran Ignasius Jonan Sebagai Pemimpin Upacara HUT RI Di Freeport Berkaitan Dengan Pembentukan Kabinet?

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 12:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kehadiran Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan sebagai pemimpin upacara dalam peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di area tambang Freeport, Papua, beberapa hari lalu dinilai memiliki pesan terselubung.

Begitu pandangan Sekretaris Jenderal Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem), Satyo Purwanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (20/8).

“Ada pesan terselubung di balik itu (memimpin upacara di Freeport),” kata Komeng sapaan akrabnya.


Pasalnya, lanjut Komeng, PT Freeport Indonesia bukanlah perusahaan milik negara alias BUMN. Melainkan perusahaan swasta yang relasinya jelas berada di luar pemerintah.

“Kenapa nggak di Pertamina yang BUMN? Dan kenapa malah ke Freeport? Artinya ada pesan yang mau disampaikan. Dugaan saya berkaitan dengan pembentukan kabinet,” pungkas Komeng.  

Kecaman terhadap Ignasius Jonan karena memimpin upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Mimika, Sabtu (17/8) lalu juga disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono.  

Tindakan Jonan yang disebut Arief sebagai aksi  “slonong boy” dapat dikategorikan sebagai perbuatan yang tidak menghormati Pemerintah Daerah Mimika. Arief juga mengatakan, apa yang disampaikannya tersebut adalah masukan bagi Jokowi yang sedang menyusun kabinet.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya