Berita

Airlangga Hartarto/Net

Politik

Airlangga Punya Syarat Lengkap Pimpin Golkar

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 12:12 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Airlangga Hartarto dinilai punya modal kuat untuk kembali memimpin Partai Golkar. Dia membuktikan diri punya kemampuan, prestasi, dedikasi, loyalitas, dan juga tidak tercela.

Pandangan tersebut disampaikan pengamat politik Semarang Institute, Muhammad Dasuki, menanggapi manuver politik jelang musyawarah nasional (Munas) Golkar yang terus berkembang.

"Semua syarat kepemimpinan itu ada dalam sosok Airlangga," cetus Dasuki kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (20/8).


Peluang Airlangga untuk memimpin kembali Golkar, tambah dia, terlihat dengan mengalirnya dukungan para elite dan pengurus daerah kepada pria yang kini menjabat Menteri Perindustrian itu, menjelang Munas akhir tahun nanti.

Dasuki menegaskan, Airlangga berhasil mematahkan prediksi sejumlah kalangan yang menyebut, suara Golkar bakal anjlok pada Pemilu 2019. Airlangga membuktikan raihan suara Golkar naik dua kali libat dibanding prediksi sejumlah lembaga survei sebelum pemilu.

Padahal, sambung Dasuki, Airlangga menjabat Ketum Golkar sejak Munaslub 2017, hanya memiliki waktu satu setengah tahun untuk menyiapkan Golkar menghadapi Pemilu 2019.

"Saat Airlangga menerima jabatan tersebut, kondisi Golkar juga sedang terpuruk karena persoalan hukum ketum sebelumnya, Setya Novanto. Ditambah konflik internal," jelas Dasuki.

Berkat sikap profesionalisme dan tangan dinginnya, Golkar berhasil mempertahankan posisi di jajaran papan atas perolehan suara Pemilu 2019.

"Ternyata hasilnya 12,5 persen dan secara kursi di DPR Partai Golkar tetap di posisi nomor dua setelah PDIP, di atas Gerindra. Gerindra hanya 78, Golkar 85. Berarti dia masih mampu mengangkat dari 6,5 persen ke 12,5 persen itu sudah dua kali lipatnya," tutup Dasuki.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya