Berita

Eko Listiyanto (kanan)/RMOL

Politik

Jokowi Nggak Perlu Bikin Kementerian Investasi, Cukup Perbaiki Birokrasi

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 01:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rencana pembentukan Kementerian Investasi untuk meningkatkan investasi di Indonesia dinilai sebagai solusi yang kurang tepat.

Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai pemerintah seharusnya memperbaiki sistem birokrasi yang dinilai terlalu berbelit di kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Sebab, birokrasi yang berbelit acapkali membuat para investor mengurungkan niat menanamkan modal di tanah air.


“Problem investasi bukan pada aspek apakah harus ada Kementerian Investasi atau tidak. Tapi faktanya berkaitan dengan aspek ketenagakerjaan, aspek lahan, aspek berbelit-belitnya perizinan di daerah dan lain-lain," jelasnya di Kantor INDEF di Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Senin (19/8).

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan rencana untuk membuat kementerian baru di periode kedua nanti. Kementerian itu adalah Kementerian Investasi dan Kementerian Ekspor.

Tujuannya, agar investasi di dalam negeri semakin meningkat dan bisa membantu pertumbuhan ekonomi bangsa.

Namun demikian, Eko menilai dua kementerian merupakan barang baru yang masih belum terlihat turunan tugas dan fungsi yang akan dijalankan. Sehingga, efektivitas dalam menjaring investasi masih belum bisa ditebak.

“Kementerian Investasi kelembagaan yang kita belum tahu kira-kira efektif enggak,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya