Berita

Mardani Ali Sera/Net

Politik

Penambahan Pimpinan Tidak Jamin Kerja MPR Jadi Lebih Efektif

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 00:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Usulan penambahan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) semakin mengesankan elite negeri hanya ingin bagi-bagi jabatan dan mengesampingkan rakyat.

Atas alasan itu, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera tidak sependapat dengan usulan pimpinan MPR diubah jadi 10 orang. Apalagi, kata dia, tidak ada jaminan kinerja MPR bakal makin moncer setelah penambahan.

"Penambahan jumlah pimpinan disebut tidak menjamin kinerja MPR akan lebih efektif," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/8).


Menurutnya, yang dibutuhkan negeri saat ini adalah penguatan demokrasi agar menjadi substantif dan berkualitas. Salah satunya memastikan adanya check and balance dalam pemerintah.

"Bukan soal penambahan jumlah pimpinan MPR," tegasnya.

Usulan pimpinan MPR jadi sepuluh orang sempat dikemukakan oleh Wasekjen PAN, Saleh Partaonan Daulay. Idenya, jumlah pimpinan dibagi rata untuk semua fraksi di DPR ditambah satu Fraksi DPD.

Adapun langkah yang harus ditempuh agar usulan tersebut lancar adalah dengan merevisi UU MD3 terlebih dahulu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya