Berita

Pengamat politik, Ray Rangkuti/RMOL

Politik

Jika Ingin Moncer, Pimpinan DPD RI Periode Mendatang Harus Pemberani

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 | 19:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Di tengah kewenangan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang cukup terbatas, sosok pemimpin berani akan sangat menentukan peran DPD di periode mendatang.

Demikian yang disampaikan oleh pengamat politik, Ray Rangkuti saat ditemui di kawasan Raden Saleh, Jakarta.

"Dengan kepemimpinan itu (berani), DPD akan bekerja optimal, menjadi wahana dan ruang untuk publik dalam mencari keadilan baru," ujarnya kepada Kantor Berita RMOL, Minggu (18/8).


Menurutnya dengan situasi seperti ini, pimpinan DPD ke depan akna memiliki banyak PR yang harus dituntaskan, seperti memperbaiki kinerja, soliditas, serta menaikan pamor DPD.

"Seberapa penting ketua DPD itu? Kalau secara gengsi sifatnya itu personal ya, tapi unsur kepemimpinan juga sangat menentukan," jelas Ray.

Dengan Kewenangan DPD yang terbatas ini bisa diterobos dengan melakukan dua hal, yakni unsur pimpinan visioner dan anggota yang lebih berani agar dilihat publik.

Yang tak kalah penting adalah partai politik meski DPD adalah legislatif di luar parpol.

"Kenapa begitu? Karena anggota yang sekarang juga banyak yang berasal atau bekas partai. Parpol akan mendukung simpatisannya ini," pungkasnya.  

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya