Berita

Jusuf Kalla dinilai akan tetap punya peran dalam kehidupan bangsa usai tak lagi menjabat Wakil Presiden RI/Net

Politik

Upacara Terakhir JK Sebagai Wakil Presiden, Pengamat: Beliau Sosok Yang Komplet Dan Istimewa

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 | 13:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia di Istana kemarin menjadi momen yang menyentuh untuk seorang Jusuf Kalla (JK). Sebab, itu menjadi upacara terakhir JK sebagai Wakil Presiden RI.

"Pak JK adalah sosok pemimpin yang langka dan istimewa karena hampir semua kalangan, segmen, dan kelompok merasa happy dan nyaman dengan sosok JK," ujar pengamat politik Adi Prayitno saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (18/8).

Menurut Adi, peran JK setelah tidak lagi menjabat sebagai Wakil Presiden pun akan tetap dianggap penting dan berpengaruh untuk bangsa Indonesia.


"Jadi negarawan dan tokoh bangsa menurut saya adalah pilihan yang bijaksana, mengingat senioritas, pengalaman, dan rekam jejaknya. Kita butuh orang seperti pak JK," lanjut Adi.

JK pun dinilai Adi sebagai sosok yang komplet. Karena bisa masuk di berbagai kalangan masyarakat.

"Di kalangan bisnis diterima, tokoh agama pun demikian, serta di level politik pengaruhnya pun didengar," sebut Adi.

Dengan posisi yang seperti itu, JK mengambil peran sebagai jembatan atau mediator dalam persoalan yang dihadapi bangsa. Kehadiran JK dinilai mampu mendinginkan suasana saat terjadi perselisihan, seperti saat Pemilu yang baru lalu.

"Selain Pak JK, siapa lagi yang bisa seperti itu? Mungkin ada Pak Habibie, namun perannya tidak terlalu menonjol karena beliau seperti menjaga jarak dengan kekuasaan politik," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya