Berita

Sultan Tidore Husain Sjah/RMOL

Nusantara

Surat Terbuka Sultan Tidore Untuk Presiden Jokowi, Agar Meneguhkan Sikap Kami, NKRI Harga Mati

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 | 06:43 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Di Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, Sulan Tidore mengirimkan sepucuk surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo.

Di dalam surat yang diterima redaksi itu, Sultan Tidore H. Husain Sjah menyampaikan rasa cinta dirinya pada NKRI. Namun di sisi lain, Sultan Tidore juga menyampaikan  eksploitasi yang dialami negeri Tidore yang tidak memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat setempat.

Pada bagian lain, Sultan Husai Sjah menyampaikan keinginan agar Tidore mendapatkan status otonomi khusus.


Berikut adalah surat terbuka Sultan Tidore Husain Sjah.

Assalamualaikum wr.wb.

Inilah warkatul ikhlas, yang kami sampaikan kepada Bapak dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Ke-74 RI dengan harapan dan doa semoga Bapak dan kelurga serta seluruh warga Bangsa Indonesia senantiasa berada dalam Rahman dan Rahim Allah SWT.

Seiring dengan berjalannya waktu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yangsudah barang tentu kami selalu berharap kiranya Indonesia sebagai sebuah rumah besar dimana didalamnya terdapat 200 juta lebih ummat manusia yang hidup didalamnya dengan segala keragamannya, bisa hidup aman dan damai serta tercukupi semua kebutuhannya.

Hal tersebut bukanlah harapan yang sekedar utopia belaka, tapi didasarkan pada realitas alam yang Tuhan berikan kepada bangsa ini dengan kekayaan alam yang sangat berlimpah. Tapi pada sisi lain kita sangat tertinggal dari negara-negara tetangga dalam pemenuhan sandang, pangan, papan dan pendidikan, serta kesehatan.

Lalu dimanakah letak permasalahannya?
Menurut hemat kami, duduk masalahnya adalah pada Keadilan. Boleh lihat bagaimana kekayaan tambang kami di Pulau Gebe selama kurang lebih 30 tahun diekspoitasi, di Halmahera Bagian Timur, Utara dan Halmahera Selatan diambil tapi imbal balik bagi negeri kami belumlah sepadan, kalau dikatakan tidak  berimbang.  

Belum lagi sejarah panjang  negeri ini dalam mendedikasikan dirinya dengan menyerahkan hartanya yang sangat berharga yaitu kedaulatan Negeri Tidore,Ternate Bacan dan Jailolo dimana didalamnya ada Papua, Seram, Kei Tanimbar dan semua pulau Halmahera.

Dalam kalimat lain kita hidup di atas kekayaan tambang,minyak dan rempah rempah, tapi jalan kehidupan memberikan ruang pada kita seperti berada tidak di rumah sendiri.

Maka izinkanlah kami pada HARI yang berbahagia ini mengingatkan kepada Bapak Presiden untuk dapat membuat kami seperti berada di rumah kami sendiri, agar kami dapat berkewajiban untuk merawat negeri yang kami cintai ini, Indonesia Tercinta.

Otonomi Khusus bagi kami adalah bentuk  paling elok, indah dan berkeadilan dalam meneguhkan sikap kami menjadikan NKRI harga mati.

Indonesiaku sampai akhir menutup mata.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya