Berita

KPK masih terus dalami keterkaitan sejumlah pihak dalam kasus suap di KKP/Net

Hukum

KPK Garap Empat Orang Saksi Kasus Suap Pengadaan Kapal di KKP

KAMIS, 15 AGUSTUS 2019 | 11:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kasus suap pengadaan kapal di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus bergulir. Kali ini giliran 2 direktur yang mendapat panggilan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan keterangan.

Mereka adalah Direktur Utama PT Citra Shipyard, Ulai, dan Direktur PT Pilar Artha Nugraha, Andri Sofyan. Keduanya diperiksa terkait kasus suap pembelian 20 armada kapal di Ditjen Bea Cukai dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Selain itu, seorang staf Hull di PT Cipta Shipyard, Guntur Ristyono dan Marine Surveyor PT Rina Indonesia Indra Gunawan Kusuma ikut digarap lembaga antirasuah tersebut.


"Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IPR (Istandi Prahastanto)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (15/8).  

Soal kasus suap di KKP ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam dua perkara dalam kasus ini.

Untuk perkara di Bea Cukai adalah Istandi Prahastanto (IPR), Ketua Lelang Heru Sumarwanto (HS), dan Amir Gunawan (AMG). Sementara, tersangka di KKP adalah Aris Rustandi (AR) yang bertindak sebagai PPK.
Istandi adalah seorang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek pengadaan 16 kapal patroli cepat di Ditjen Bea dan Cukai untuk Tahun Anggaran 2013-2015.

Perkara suap pengadaan kapal di Kementerian KKP ini telah merugikan keuangan negara sekurang-kurangnya Rp 179,28 miliar.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya