Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Saran RR, Jokowi Tiru Jepang Gabungkan Perdagangan Dan Industri

KAMIS, 15 AGUSTUS 2019 | 09:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ekonom senior DR Rizal Ramli tidak melulu menyalahkan Kementerian Perdagangan yang menyebabkan perekonomian Indonesia terpuruk karena tidak bisa menahan laju impor.

Dia memandang lebih luas mengenai akar masalah yang terjadi di perekonomian Indonesia, khususnya di bidang perdagangan.

Salah satu yang menjadi sorotan mantan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu adalah Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian yang terpisah.


Pemisahan itu, katanya, membuat industri Indonesia dan perdagangan tidak pernah linier.

“Nggak pernah nyambung, nggak pernah koordinasi,” terangnya saat berbicara di acara talkshow Indonesia Business Forum TVOne, Rabu (14/8).

Menurutnya, pemisahan itu tidak lepas dari elite pendahulu yang mengikuti model liberal, sehingga industri tanah air tidak pernah berkembang.

Mantan Menko Kemaritiman itu kemudian meminta pemerintahan Joko Widodo mendatang meniru Jepang yang berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi hinggal 10 persen dengan menggabungkan kedua kementerian tersebut.

“Karena itu satu poin yang sama. satu sisi industri, satu sisi perdagangan. Di kita masing-masing jalan. Belum lagi confict of interest, KKN dan sebagainya. Jadi makin jadi deh,” tutup pria yang akrab disapa RR itu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya