Berita

Rhenald Kasali/net

Bisnis

Rhenald Kasali: Jakarta Terlalu Padat Dan Susah, Ibu Kota Memang Harus Pindah

RABU, 14 AGUSTUS 2019 | 21:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jakarta sudah kelebihan beban sehingga tidak layak lagi berstatus ibu kota negara.

Karena itu, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Rhenald Kasali, sangat setuju dengan langkah pemerintah memindahkan lokasi ibu kota negara ke Kalimantan.

"Di banyak negara, ibu kota itu sudah keluar dari  kota utama. Sebut saja tetangga kita di Malaysia, sekarang ada di Putrajaya," kata Rhenald saat ditemui usai mengisi diskusi di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (14/8).


"Ibu kota Amerika Serikat bukan New York atau Chicago, tapi Washington. Siapa saja orang-orang di sana? Ya pegawai negeri, parlemen, para senator," tambahnya.

Rhenald memprediksi perpindahan ibu kota akan menenangkan perekonomian. Suasana kota baru akan mendukung kinerja aparat pemerintah untuk berbuat maksimal. Tidak ada demonstrasi besar, tidak dihambat kemacetan lalu lintas dan polusi udara yang tinggi.

"Ibu kota berbeda dengan kota dagang. Sudah saatnya kita pindah. Jakarta sudah padat dan susah. Bagaimana kita menanam kabel listrik? Ibu kota harus dibangun berbasis smart city," ungkap Rhenald.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya