Berita

La Nyalla/Net

Politik

La Nyalla Punya Kapasitas Untuk Jadi Ketua DPD

RABU, 14 AGUSTUS 2019 | 19:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dalam perebutan kursi pimpinan politik, yang jadi tantangan besar bukanlah soal lawan itu berat atau tidak, tetapi bagaimana keterampilan tokoh membangun relasi dan komunikasi.

Demikian yang disampaikan oleh Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis saat dihubungi Kantor Berita RMOL, Rabu (14/8)

Margarito melihat, saat ini orang-orang banyak yang terbuai dan hanya terfokus dengan isu kursi pimpinan DPR dan MPR saja, Namun menurutnya perebutan kursi pimpinan DPD juga tidak kalah seru.


"Secara konstitusi setiap orang di DPD itu mempunyai hak untuk mencalonkan menjadi ketua," katanya.

Dari pengamatan Margarito, salah satu yang pantas untuk menempati kursi DPD adalah La Nyalla Mataliti. "Dia mempunyai kesungguhan menjadi DPD dan menurut saya beliau secara konstitusional memenuhi syarat," ujar Margarito.

Untuk mendapat posisi itu, maka perlu melakukan usaha dan membangun keterampilan yang tadi disebutkan.

"Kenapa saya bilang dia memadai? karena dia itu sukses dalam beberapa kepemimpinan. Dia cukup memadai untuk menjadi piminan," pungkasnya.

Untuk diketahui, ketua umum kamar dagang dan industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla lolos dan melenggang ke Senayan setelah mengantongi 2,26 juta suara Masyarakat Jawa Timur.

Selain La Nyalla, Belakangan nama-nama yang muncul ke permukaan misalnya dari gugus Indonesia Timur adalah Pak Tamsil Linrung dan Nono Simpono, sementara dari gugus bagian Indonesia barat muncul nama Jimly Ashiddiqi, La Nyalla dan Gusti Kanjeng Ratu Hemas.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya