Berita

Airlangga Hartarto/Net

Politik

Tiga Faktor Ini Jadi Modal Airlangga Kembali Pimpin Golkar

RABU, 14 AGUSTUS 2019 | 15:38 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Airlangga Hartarto dinilai punya modal kuat untuk kembali menduduki kursi Ketua Umum Partai Golkar. Setidaknya, ada tiga faktor yang dapat dikapitalisasinya untuk menahkodai beringin kembali.

Demikian disampaikan dosen politik Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Wawan Sobari, kepada Kantor Berita RMOL, beberapa saat lalu, Rabu (14/8).

Faktor pertama, adalah sosok dan figur Airlangga yang memiliki rekam jejak bagus. Ia tidak punya beban moral, punya integritas dengan gaya kepemimpinan yang tidak gaduh dan jauh dari polemik.


"Faktor ini yang membuat dukungan dari DPD (Dewan Pimpinan Daerah) 1 dan 2 terus mengalir. Pada tingkat elite penentu Golkar pun, ia mudah diterima," jelas Wawan.

Faktor kedua, kepiawaian Airlangga dalam berselancar dan diterima baik oleh berbagai kalangan internal Golkar, seperti kubu Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie dan sebagian kelompok Agung Laksono.

"Itu menunjukkan kualitas Airlangga dalam berpolitik," tambah Wawan.

Lalu, faktor ketiga yang tidak kalah penting adalah faktor dukungan dari Jokowi sebagai Presiden dan kepala pemerintahan.

"Faktor Jokowi sebagai penentu sangat dinanti. Sejauh ini dilihat publik, Jokowi masih nyaman dengan Airlangga," tutup Wawan.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya