Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Enzo Seorang WNI Yang Punya Hak Jadi Taruna Akmil, Cukup!

RABU, 14 AGUSTUS 2019 | 10:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bangsa Indonesia memang belum terbiasa menerima orang dengan nama dan wajah yang unik. Tapi masalah bendera telah menyeret anak bangsa pada irasionalitas yang telalu jauh.

Begitu kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menanggapi polemik taruna Akmil, Enzo Zenz Allie yang dituduh radikal dan terpapar HTI lantaran ada gambar unggahan di Facebook saat dia membawa bendera bertulis kalimat syahadat.

“Apa yang mau kita dapat dari menuduh bendera, yang pada masa perang kemerdekaan juga berkibar?” tanya Fahri dalam akun Twitter pribadinya, Rabu (14/8).


Kata dia, Indonesia dengan demokrasi yang kita terapkan dan UU yang kita buat, dirancang untuk memiliki pikiran terbuka. Menyempitnya cara kita berpikir, terutama tentang agama akan membuat negara menyingkir dari kemajuan dunia.

“Jangankan menerima tamu, warga sendiri kita curigai,” sindirnya.

Dia mengajak seluruh rakyat untuk menolak diadu domba sesama anak bangsa. Dia mengingatkan bahwa dunia sedang dilengkapi oleh fasilitas komunikasi dan transportasi yang memungkinkan interaksi global terjadi secara massif.

“Pikiran kita harus terbuka. Harus waras dan rasional,” sambung Fahri.

Dalam kasus Enzo, pendiri Garbi itu menyatakan terima kasih kepada para petinggi TNI yang telah mengambil sikap benar.

“Bahwa Enzo adalah WNI dengan seluruh haknya untuk menjadi mahasiswa Akademi Militer. Dan karena kemampuannya termasuk bahasa asing, setelah dites dia lulus. Cukup!” tutupnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya