Berita

Jaya Suprana

Mathaf Al Fann Al Islami

SENIN, 12 AGUSTUS 2019 | 23:25 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MATHAF al Fann al Islami atau Museum Of Islamic Art atau Museum Kebudayaan Islam terletak pada sebuah corniche di Doha, Qatar dirancang oleh maha-arsitek I.M. Pei atas instruksi Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani yang sangat peduli pembangunan kebudayaan negerinya.

Masjid Ibnu Tulun

Desain museum monumental maha-agung dan maha-indah ini dirancang dengan kreatifitas pemikiran modern inovatif melibatkan pola-pola geometris khas arsitektur dan motif desain Islam menampilkan 14 abad sejarah kebudayaan Islam di negara-negara Islam di Teluk Persia. Pada usia 90 tahun, I.M. Pei yang bukan muslim terpanggil untuk menunda masa pensiun demi menempuh perjalanan selama enam bulan menelusuri petilasan-petilasan mahakarya arsitektur Islam di berbagai penjuru dunia.


Menurut pengakuan I.M. Pei, arsitektur yang paling menginspirasi desain Museum Kebudayaan Islam, Doha, Qatar adalah Masjid Ibnu Tulun di Kairo, Mesir yang dibangun pada abad IX. Terletak pada kawasan jazirah buatan seluas 45.000 m2, museum spektakular kebanggaan Qatar ini memiliki taman, ruang workshop, sembilan ruang perpustakaan dan sebuah restoran dengan chef Alain Ducasse menyajikan hidangan nouvelle-cuisine kuliner Mediterania di samping cooking-classes aneka hidangan yang tentu saja 100% halal.

Indonesia

Museum of Islamic Arts memiliki koleksi mahakarya manuskrip, keramik, kaligrafi, mosaik, kesenian gelas, kayu, metal yang dikumpulkan dari tiga benua: Spanyol, Mesir, Iran, Iraq, Suriah, Jordania, Lebanon, Turki, India sampai Cina.

Sayang tidak terjumpai koleksi mahakarya kebudayaan Islam dari Indonesia. Insha Allah, Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia akan bekenan bekerja sama dengan NU dan Muhammadiyah untuk bergotong-royong menyelenggarakan Pameran Kebudayaan Islam Nusantara di Matḥaf al-fann al-islami Doha, Qatar.

Sebagai negeri dengan populasi muslim terbesar di dunia, dapat diyakini bahwa masyarakat dunia pasti akan tergetar-sukma ketika menyaksikan kemahakayarayaan perbendaharan mahakarya kebudayaan Islam di persada Nusantara nan tiada dua di planet bumi ini.

Penulis adalah pembelajar peradaban dan kebudayaan dunia yang bangga atas perbendaharaan kebudayaan Indonesia

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya