Berita

Rachmawati Soekarnoputri/Net

Politik

Mbak Rachma: Tidak Hanya Di Gerindra, Penumpang Gelap Juga Ada Di Mana-mana

SENIN, 12 AGUSTUS 2019 | 11:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kehadiran penumpang gelap di kubu pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat Pilpres 2019 lalu terus menyeruak. Terlebih setelah, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengakui ada kelompok yang sering merongrong mantan Danjen Kopassus tersebut untuk kepentingan kelompok sendiri.

Menanggapi itu, Wakil Dewan Pembina Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri mengganggap kehadiran penumpang gelap dalam perhelatan politik sebagai hal yang lumrah. Tidak hanya di Gerindra atau kubu Prabowo-Sandi saat pilpres, tapi juga ada di semua kubu.

“Jangankan di partai politik, di mana-mana juga biasa aja gitu. Ada yang namanya penumpang gelap, ada orang yang artinya kaki kanannya di sana, kaki kirinya di sini,” ujarnya di Grand Sahid Hotel, Jakarta Pusat, Senin (12/8).


Namun demikian, Rachmawati sebagai orang yang bertanggung jawab atas ideologi Gerindra memastikan kehadiran penumpang gelap itu tetap diwaspadai. Sehingga, tidak mengubah cita-cita atau visi misi partai.  

“Insyaallah visi misi partai ke depan bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno itu tidak menjawab secara gamblang siapa penumpang gelap yang dimaksud, sekalipun Dasco sempat menyebut mereka adalah kelompok yang semula mati-matian mendukung Prabowo, tapi hanya berusaha memanfaatkan demi kepentingan pribadi kelompok.

Sementara mengenai arah politik partai besutan Prabowo Subianto, Mbak Rachma, sapaan Rachmawati memastikan masih di jalur oposisi dan belum menyatakan sikap resmi merapat ke pemerintah.

“Sampai saat ini masih (di luar pemerintah). Saya sebagai anggota Dewan Pembina sering mengatakan sebaiknya di luar sistem karena Gerindra akan memperbaiki sistem,” tegasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya