Berita

Lolosnya Enzo ke Akmil TNI harus dilihat secara objektif/Net

Politik

Soal Enzo, Fahira Idris: Mari Hormati Putusan TNI

SENIN, 12 AGUSTUS 2019 | 11:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pro kontra terkait sosok Enzo Zenz Allie yang dinyatakan lolos masuk ke Akademi Militer TNI menjadi perhatian publik belakangan ini. Enzo yang sudah dinyatakan lolos Akmil dituding terpapar aliran radikalisme. Meskipun, sejauh ini hal tersebut belum terbukti kebenarannya.

Karena itu, Wakil Ketua Komite I DPD RI Fahira Idris yang membidangi urusan politik, hukum, dan HAM meminta semua pihak menghargai dan menghormati
putusan TNI yang meloloskan Enzo.

Jangan karena sebuah asumsi terkait kecintaan Enzo terhadap agamanya, bisa bebas menuding Enzo terlibat organisasi radikal. Termasuk menuding TNI kecolongan telah meloloskan pemuda yang menguasai empat bahasa asing 11ini.

Jangan karena sebuah asumsi terkait kecintaan Enzo terhadap agamanya, bisa bebas menuding Enzo terlibat organisasi radikal. Termasuk menuding TNI kecolongan telah meloloskan pemuda yang menguasai empat bahasa asing 11ini.

“Kita semua tahu lolos Akmil tidak mudah. Prosesnya baik fisik, mental, maupun ideologi juga sangat berat. Selain sangat selektif, TNI juga sangat profesional. Jadi mari kita hargai keputusan TNI yang telah meloloskan Enzo," ucap Fahira melalui keterangan tertulisnya, Senin (12/8).

"Tudingan beberapa pihak bahwa Enzo berpaham radikal, baru sebatas asumsi. Jadi sangat prematur. Apalagi tudingan yang menyebut TNI kecolongan, itu berlebihan. TNI lebih paham bibit dan bobot calon tarunanya,” imbuh Fahira.

Fahira pun meminta semua pihak agar objektif dalam melihat dan menilai berbagai tuduhan yang diarahkan kepada Enzo. Jangan sampai kecintaan seorang anak muda terhadap agamanya malah diartikan tidak cinta NKRI atau tidak nasionalis, bahkan dituding berpaham radikal.

“Setelah seorang anak muda yang memang bercita-cita menjadi penjaga negara dan Pancasila melewati proses seleksi yang berat, kemudian dengan mudahnya beberapa pihak menuduhnya radikal dan harus dicopot dari Akmil. Kita harus objektif. Ini menyangkut cita-cita dan masa depan seorang anak. Jangan direnggut begitu saja,” tukas Fahira.

Fahira berharap semua pihak mempercayakan persoalan ini kepada TNI dan berhenti mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang sifatnya menuding, baik kepada Enzo maupun kepada TNI. Lolosnya Enzo dalam seleksi akademi militer harusnya menjadi parameter utama bahwa kecintaan Enzo akan NKRI tidak perlu diragukan lagi.

“Bagi saya cita-cita Enzo menjadi prajurit TNI dan berhasil melewati seleksi adalah implementasi nyata kecintaannya terhadap negeri ini. Saya berharap langkah Enzo untuk menjadi prajurit tangguh penjaga NKRI bisa menjadi kenyataan,” pungkas Fahira.

Sebelumnya, Enzo Zenz Allie yang lolos calon taruna Akademi TNI ramai jadi perbincangan di masyarakat. Setelah kelulusannya jadi sorotan, kini pria keturunan Prancis itu dihantam isu tak nasionalis, usai beredar foto Enzo yang membawa bendera tauhid.

Sehingga oleh beberapa pihak Enzo dianggap keterkaitan dengan HTI. Padahal bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid merupakan panji Rasulullah SAW.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya