Berita

Foto:Net

Rumah Kaca

Belajarlah Dari Burung Menjadikan Kau Berarti

SENIN, 12 AGUSTUS 2019 | 09:59 WIB

DARI burung terbang akupun belajar bahwa ada gerakan usaha dari kepak gerak dia, tak hanya diam dalam mencari rezeki. Karenanya Tuhan memberikan makanan pada burung namun tidak dengan cara melemparkannya pada sarangnya saat burung terdiam.

Melihat hal tersebut maka menjadi miris jika melihat ada orang yang berlindung di balik kata "pasrah" yaitu keengganan berusaha untuk menutupi kemalasan, bergerak dan berusaha.  Terlebih lagi jika dia malah menyalahkan keadaan dan kurang senang melihat orang lain yang terus memacu gerak, bekerja gigih, bersungguh- sungguh berupaya.

Ini adalah pemikiran yang salah kaprah pertanda kau sedang "sakit", jika dibiarkan akan berdampak buruk, menimbulkan beban dan bahaya bagi lingkungan mu. Engkau tidak menyadari bahwa "dirimu sedang sakit" malah menyatakan orang lain lah yang sakit. Sadarlah segera, lawan pikiran dan sikap begitu agar dirimu sembuh sebelum terlambat, karena hidup dibatasi satuan waktu.


Dari terbang dan usaha burung yang kulihat tadi, terdapat sikap nilai keteladan  kesabaran akan sebuah proses (yang bergerak nyata) untuk terus menggerakan potensi yang ada, dan semangat penuh keyakinan.

Sejatinya seribu seruan tak bermakna dibanding dengan satu keteladan kecil yang nyata dan terus menerus.

Maka bergerak lah, mintalah doa, mohon dimudahkan dalam perjalanan usaha mu, karena Dialah maha penentu dari hasil akhir ikhtiar tersebut.

Jemput kebaikan dan jadikan semua aktivitasmu menjadi penghimpun poin poin kebaikan dan keberkahan kemanusiaan karena kehormatan mu, dan harga diri bangsa salah satu indikatornya tergambar dari pola gerakmu dalam berusaha maka catatlah perjalanan hidupmu dalam kebaikan meskipun dengan lelah, karena lelah akan hilang namun kebaikan akan terus terpatri, syarat nilai sampai engkaupun tak ada lagi di dunia.

Azmi Syahputra

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya