Berita

Menhub meminta pengemudi ojol tak mengedepankan demo saat hadapi masalah dengan pemerintah/RMOL

Nusantara

Diajak Nyate Bareng Oleh Menhub BKS, Pengemudi Ojol Dapat Titipan Khusus

MINGGU, 11 AGUSTUS 2019 | 17:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi (BKS) merayakan momen Hari Raya Idul Adha 1440 H bersama ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Komplek GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (11/8). Kegiatan nyate bareng tersebut dilakukan untuk menyamakan persepsi antara para ojol dengan pemerintah.

Budi menyampaikan, konsep berkurban di Hari Raya Idul Adha ini adalah untuk mencegah adanya perbedaan pendapat. Termasuk rela berkorban dan saling memperhatikan kebutuhan orang yang tidak mampu.

“Konsep kurban sendiri adalah kesetaraan, bagaimana kita ini sesama umat saling memperhatikan,” ungkap BKS di hadapan ratusan pengemudi ojol, Minggu (11/8).


Oleh karena itu, lewat acara nyate bareng ini pemerintah pusat ingin lebih memperhatikan para pengemudi ojol. Dengan syarat, tak perlu melakukan demo yang tidak penting.

“Jadi pemerintah akan memperhatikan kalian. Saya juga minta aplikator untuk memberikan perhatian kepada kalian, setuju ya? Tapi jangan didemo dong, setuju ya?” pintanya.

Dia mengungkapkan, pengemudi ojol yang bersedia hadir di acara nyate bareng di GBK merupakan pengemudi yang mau mentaati aturan pemerintah. Juga mau berdiskusi jika ada pendapat yang tidak disetujui, bukan melakukan demonstrasi.

“Saya setuju orang-orang di sini baik-baik semuanya. Pokoknya kita cari kompromi ya kalau ada yang nggak bisa diselesaikan. Saya yakin itu, setuju kan? Setuju kan?” ujarnya.

“Jadi kalau kita kompromi itu kan semuanya jalan, ada jalan. Kalau itu dijalankan pasti semua tenang, oleh karenanya hari ini nyate bareng untuk melupakan perbedaan, mencari persamaan, setuju ya!” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya