Berita

Megawati dan Jokowi/Net

Politik

Mega Ingin Beri Sinyal Ke Publik, Jokowi Itu Kader PDIP

MINGGU, 11 AGUSTUS 2019 | 14:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kongres V PDIP yang baru saja selesai digelar masih menyisakan polemik dalam kabinet yang akan disusun Joko Widodo sebagai presiden terpilih.

Pasalnya saat kongres, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri secara gamblang meminta jatah menteri paling banyak di hadapan Jokowi.

Namun demikian, pengamat politik Ade Reza Hariyadi menilai permintaan anak Bung Karno itu sebagai hal yang wajar. Sebab, banteng moncong putih merupakan pemenang di Pileg 2019 dan berhasil membawa kader terbaik, Jokowi, sebagai presiden terpilih.


“Jadi substansi pidato politik dan gestur yang diberikan oleh Bu Mega dalam Kongres Bali memberikan sinyal kepada khalayak, bahwa PDI-P adalah partai pemenang pemilu dan berhasil menempatkan kadernya sebagai presiden terpilih, " ujarnya kepada Kantor Berita RMOL Minggu (11/8).

Dengan kata lain, menjadi wajar jika PDIP berhak mendapatkan porsi yang lebih besar dibanding partai yang lain.

"Jadi sebagai ketua umum Megawati sangat layak menyatakan satu kondisi politik yang harus diperhatikan oleh semua kekuatan partai politik baik di dalam koalisi ataupun di luar koalisi,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya